26/10/19

KOAGREGASI MAGNETISME



Disajikannya secangkir pendar lautan,
Berdampingan sedikit ombak, dan kumpulan camar yang mencari persinggahan
Kita larut dalam jarak, suatu distilasi waktu yang memaksa diri untuk beranjak

Menyusuri setiap perhentian
Menyapa setiap persimpangan

Kita adalah penikmat rindu paling hebat,
Merupa detik-detik dan satuan lain yang senantiasa berkutat
Tanpa sadar, langkah-langkah mengejar tiap kepulan yang sporadis tersebar
Menemui kembali kepingan hati yang belum bersandar.
Sebelum semuanya tampak memudar.

Rindu menjadi tempat rekreasi paling menyenangkan
Sesekali merupa pecahan beling yang menghambat degup
Seringkali berpendar menerangi mimpi yang meredup.
" Bukankah hal itu yang mampu membuat setiap pasangan tetap hidup ? "

Menyiangi ilalang tanya,
Kita rancang beragam debar sebagai mahkota,
Untuk kemudian menjadi persembahan di masing-masing kepala,
Sebagai pengingat hingga masa tua,

Bahwa,
Sejauh apapun jejak mengangkasa,
Selalu ada pulang yang menanti untuk tiba.

- Serdadu Pejuang Rasa, Batam 2019

KOAGREGASI : penyatuan tetes-tetes kabut menjadi awan yang besar
MAGNETISME : gejala fisika pada benda yang mampu menimbulkan gaya magnet

" Karena terik selalu membuat air menguap diudara,
Angin mampu menerbangkan entah kemana,
Dan kau selalu menjadi titik balik kepada semua awal mula"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar