Disajikannya secangkir pendar lautan,
Berdampingan sedikit ombak, dan kumpulan
camar yang mencari persinggahan
Kita larut dalam jarak, suatu distilasi
waktu yang memaksa diri untuk beranjak
Menyusuri setiap perhentian
Menyapa setiap persimpangan
Kita adalah penikmat rindu paling hebat,
Merupa detik-detik dan satuan lain yang
senantiasa berkutat
Tanpa sadar, langkah-langkah mengejar tiap
kepulan yang sporadis tersebar
Menemui kembali kepingan hati yang belum
bersandar.
Sebelum semuanya tampak memudar.
Rindu menjadi tempat rekreasi paling
menyenangkan
Sesekali merupa pecahan beling yang
menghambat degup
Seringkali berpendar menerangi mimpi yang
meredup.
" Bukankah hal itu yang mampu membuat
setiap pasangan tetap hidup ? "
Menyiangi ilalang tanya,
Kita rancang beragam debar sebagai
mahkota,
Untuk kemudian menjadi persembahan di
masing-masing kepala,
Sebagai pengingat hingga masa tua,
Bahwa,
Sejauh apapun jejak mengangkasa,
Selalu ada pulang yang menanti untuk tiba.
- Serdadu Pejuang Rasa, Batam 2019
KOAGREGASI : penyatuan tetes-tetes kabut
menjadi awan yang besar
MAGNETISME : gejala fisika pada benda yang
mampu menimbulkan gaya magnet
" Karena terik selalu membuat air
menguap diudara,
Angin mampu menerbangkan entah kemana,
Dan kau selalu menjadi titik balik kepada
semua awal mula"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar