28/10/19

METABOLIS


Pada hiruk pikuk aroma kopi yang menyapa,
Kutemukan dirimu melayang diantaranya
Melarut sempurna pada bilah - bilah meja,
Hingga purnama terekstraksi sempurna

Sesekali pahit terdampar diantara papila,
bertamu di pangkal kerongkongan,
Lalu bersemayam pada ladang perasaan

Mungkin seperti ini cara kerja dari pencernaan,
Menelan yang ada di ingatan,
berakhir menjadi debar yang mengkhawatirkan

Serupa proses katalisasi ,
dengan rindu sebagai molekul yang berotasi tanpa henti,
Kemudian merupa cemas yang diterima inti hati.

Tak jarang,
kopi mampu membuat jemari bergetar,
Tetiba  bekerja sama dengan alam bawah sadar,
Menerjemahkan kilat-kilat yang teringat, menjadi pesan singkat tentang suatu kabar.

Mungkin seperti ini proses merindukan,
Tertampung pada batang tenggorokan, lalu menyekat seluruh pernafasan.
Mengikat saraf sensoris, dengan sosokmu sebagai gelisah paling manis.

- Serdadu Pejuang Rasa, Batam, 26 Oktober 2019

Tidak ada komentar:

Posting Komentar