Di sepertiga ekor pagi, selalu hadir satu nama yang terlukis dengan sempurna
Setiap abjad yang ada, mewakili seluruh kreasi keindahan dari Sang Maha
Tertulis nyata, pada lipatan kenang yang berlarian dipagi buta
Ini tentang satu nama, yang membuatku hidup didalamnya
Terlalu indah untuk dicatat disetiap naskah
Terlalu rumit untuk dirangkum dalam sebuah risalah
Satu jejak setelah titik, disanalah aku ingin berada
bersanding dalam satu cerita yang sama
menjadi bagian kisah purba yang setiap malam akan kubaca
ini tentang satu nama, yang tertulis pada serambi kanan beserta seluruh detaknya
Merupa rentetan huruf yang serasi
Menjelma letupan rasa yang terdistilasi
Maka dipenghujung malam
Kutuliskan namamu kembali
Ini tentang satu nama, yang perlahan menjadi prasasti disekujur diri
Namamu selalu menjadi alasan waktu berbicara
Angin berhembus mesra dan
Petang bermandikan jingga yang mempesona
Selalu menjadi pusat titik kesadaran
Dengan sepi sebagai bejana yang kau pecahkan
Ini tentang satu nama, yang melebur kedalam kisah tua
yaitu, Cinta
- Serdadu Pejuang Rasa, Bandung, Agustus 2019
Tidak ada komentar:
Posting Komentar