03/03/19

DEKANTASI RASA

Ada celah kosong di antara gemerisik udara
Tentang menghilang nya satu aroma
Perihal pudarnya sebuah rona
pada sabda angin yang berhembus mesra tatkala
peparu melupa akan terhempasnya satu nama

Terbasuh rintik
seraya menggelitik, pada keangkuhan rasa yang mulai tercabik
diatas sebuah pesta  kepergian hati ke lain dekapan
Ke lain persinggahan

Asmara menikamku dengan taring nya
Menjebak ruang gerak, bulir kenangan enggan pun beranjak
pada stagnasi semesta tanpa suara
Cinta menjelma batu mulia,
Tergerus waktu yang enggan bercengkrama,
Mengasah pilu yang menggoreskan corak mewakili liar nya para pemuja rasa

Berdenting tanpa rasa malu
Kupinang kecewa dengan sang waktu
Menyusuri kata per kata yang lebam membiru
terhantam tatap matamu pada waktu itu

Menyusuri luka yang menganga
Kurapal tiap jejak kenang pada kepulan asap kecewa, kuratapi serambi jantung yang enggan terbuka,masih mencoba menerka kisah dua anak manusia
 yang kini
hanyalah sebatas fatamorgana
Kisah tak bernama, meracau tepat diatas puing mahkota risau dengan isi kepala yang terpantau kacau

Disitulah,
Letak jeritan terkeras hati pada selaput jala yang tersayat duka berbalut cahaya
Menghidupkan lagi segenggam luka
Melancarkan lagi detak detik lara
Mendenyutkan kembali rasa kecewa
Dimana, aku
masih menimang kenang yang kau sulam diantara garis kening

Tetap tak bergeming, namamu masih berserakan bagai pecahan beling
Pada akhirnya aku
Menertawakan diri, pada bayangan mu yang tetap mengitari
bahwa hingga detik ini, aku masih menyanjungmu bagai seorang permaisyuri
Tak pernah terkendali
Rindu ini semakin menjadi  jadi, selepas kau melangkah kan kaki, menjauhi keramaian yang selalu kuanggap sepi
Proses korosi yang harus kunikmati
Dekantasi rasa yang harus kulalui
Dekomposisi cinta yang harus kuakui

Kutepis setiap pilu
Kutampik rayuan para prajurit perindu
Mendeklarasikan sebuah senyum haru, pada sisa sisa langkahmu yang esok hari kau, 
akan tinggal di sebuah rumah baru
Dengan cinta yang baru
Menulis lembaran yang baru
Maka
Biarkan aku
menikmati pelukan pilu, seraya kau terlelap diatas bahu lelakimu
Nyaman dalam belaian Sang Waktu
Tertulis jelas pada arus detik yang melangkah maju
Dan
Bila nanti, semesta telah mengawal geliat manja dalam perut mu untuk hadir kedunia
maka izinkan aku untuk menyambangi nya
Seraya berkat, bahwa
Pada suatu masa, pernah hidup sebuah rasa yang tak pernah termakan usia, namun diacuhkan, dan dilupakan begitu saja
Dan itu
Adalah cinta

1 komentar:

  1. kelinci99
    Togel Online Terpercaya Dan Games Laiinnya Live Casino.
    HOT PROMO NEW MEMBER FREECHIPS 5ribu !!
    NEXT DEPOSIT 50ribu FREECHIPS 5RB !!
    Ada Bagi2 Freechips Untuk New Member + Bonus Depositnya Loh ,
    Yuk Daftarkan Sekarang Mumpung Ada Freechips Setiap Harinya
    segera daftar dan bermain ya selain Togel ad juga Games Online Betting lain nya ,
    yang bisa di mainkan dgn 1 userid saja .
    yukk daftar di www.kelinci99.casino

    BalasHapus