Terkadang,
Malam tak selalu memamerkan keindahannya
Membungkam setiap tawa
Menepis segala rasa
Melumat sepi pada purnama yang bertanya,
" Bagaimana, kabar renjana ? "
Diam,
adalah jawabanku
Yang kemudian membeku, pada kaki langit, saat do'a kita saling beradu
Saat kabar kita saling berpacu
Menumbuhkan kenangan, pada rasa yang terpicu.
Disitulah lengkung bibir terlukis diatas raut sayu.
Pada celoteh rindu yang merengkuh diatas kursi kayu, dengan secangkir kopi yang kala itu terus mencumbu.
Hingga sunyi memelukku erat
Memutus jahitan luka baru yang masih terasa hangat
Membenamkan pecahan kaca pada saraf kranial, merusak struktur korteks serebral, yang kemudian membalik arus laju darah secara abnormal, pada selaput rindu yang sengaja kau tinggal.
Lalu kulontarkan sumpah serapah
pada Sang Pembunuh Petang yang berlalu lalang
Terbasuh lembut menghilang
terbilas isak, dan kesedihan yang mengoyak rasa terlarang.
Sepanjang malam,
isi kepalaku terus menyerukan namamu
Mengeja kata demi kata dengan rintihan luka yang sempurna
Memandangi potret dirimu yang terselip dibalik dompet, menjadi keharusan yang tak boleh terlewat setiap dentingnya
Membaca kembali rentetan pesan lama, adalah cara terbaik untukku membenamkan diri pada rindu yang menampar dengan bijaksana.
Kau terlalu anggun,
untukku yang selalu tertegun
Kau terlalu indah,
untukku titipkan perasaan
Kau terlalu manis,
dibandingkan kue pengantin yang baru saja kau potong dengan senyum penuh kebahagiaan,
saat jemariku menyambut jabat tangan Kehilangan.
Dan,
Aku, terlalu ingin
Untukmu yang terlalu enggan
Sepanjang malam,
Peparuku menagih aroma senyummu yang memudar dicelah udara merangkum denyut dengan sisa tawamu disetiap detaknya, memangkas setiap napas, menarik diri pada sosokmu yang selalu melintas.
Sesakit inikah rindu ?
Sekeji inikah candu ?
Menggerogoti kesepian secara berkala
Saat genggam terbangun dengan lembut jemarimu yang telah tiada,
Semakin rindu menggelora
Semakin indah luka yang ada
Terima kasih atas duka yang sudi menyambangiku dengan keruntuhan rasa
Sepanjang malam,
Penyesalan menikamku dengan sebuah realita
Bahwa padaku
Kau tak pernah sudi untuk berbagi rasa.
-Serdadu Pejuang Rasa, Bandung, 5 April 2019-
kelinci99
BalasHapusTogel Online Terpercaya Dan Games Laiinnya Live Casino.
HOT PROMO NEW MEMBER FREECHIPS 5ribu !!
NEXT DEPOSIT 50ribu FREECHIPS 5RB !!
Ada Bagi2 Freechips Untuk New Member + Bonus Depositnya Loh ,
Yuk Daftarkan Sekarang Mumpung Ada Freechips Setiap Harinya
segera daftar dan bermain ya selain Togel ad juga Games Online Betting lain nya ,
yang bisa di mainkan dgn 1 userid saja .
yukk daftar di www.kelinci99.casino