22/02/19

HEMOLISIS AKLIMATISASI

Detik bergerak dalam riak rindu yang mengerak.
Mengizinkan duka, menyusup memenuhi rongga dada, hingga ke setiap sudut tersempit pada bilik aorta.
Bilur, membaur pada sendu yang tak patut ku ukur.
Berselang dengan kabar tentangmu yang membuat ku semakin hancur.

Kata menjelma luka, perihal tentangmu membunuh ku tepat di rongga dada, merubuhkan semesta yang telah lama ku susun sebagai tempat cinta kita  berotasi disana.

Sesak menyapa jantung yang semakin sulit berdetak, beriringan dengan  kalimat tanya yang terlontar,
Kenapa ?!!
" Kenapa kau pergi dengan cepat ? Hanya menyisakan waktu bahagia kita yang terpantau singkat "

Untukmu yang tersayang.
Disini aku merindukan mu,
Tanpa jemu, pesanku selalu tertuju pada kontak milikmu.
Isak ku akan selalu kuberikan untukmu.
Tulisan ini, sengaja ku buat untuk mengenang kepergianmu.
Bukan untuk meratapi tentang sebuah perpisahan,
Namun sekedar untuk mempertahankan mu yang layak untuk kusimpan dalam ingatan.
Aku tau sayang,
Dalam diam kita sudah masuk dalam rencana Tuhan.
Walau tak semanis yang pernah kita harapkan.
Ini semua bukan perihal sebuah kepergian.
Bukan !!
Karena aku tahu,
Dulu, kau pernah menjadi ketiadaanku,
Kini, kau menjelma ketiadaanku sekali lagi, saat waktu menjemputmu untuk pergi.
Bukan !!
Waktu menjemput mu pulang,
Memulangkan mu ke tempat dimana berkumpulnya orang orang yang Tuhan sayang.
Sekali lagi.
Ini bukan tentang meratapi kepergianmu.
Namun tentang ketidak siapanku akan cambukan kenyataan yang menyayat perasaan,
Remuk,
Hancur.
Pecah harapku bertebaran, menjadi puing puing beling yang siap menusuk perasaan.

Untukmu sayang,
Izinkan aku mengucap terima kasih,
Membangun kisah  bersama mu mengajarkan ku banyak arti,
Tentang penerimaan tanpa keterpaksaan,
Tentang saling mematenkan kesetiaan,
Tentang saling menjaga perasaan,
Tentang saling berbagi kebahagiaan
Dan kini,
Kau ajarkan ku tentang arti mengikhlaskan.
Aku ikhlas,
Aku terima.

Sayang,
Biarkan batu nisan menjadi saksi bisu tentang jatuh nya air mata ku melepasmu
Biarkan aku mengucap salam terakhir untukmu.
" Selamat jalan kekasihku, Tuhan lebih menyayangimu,
Semoga disana aku masih mampu bertemu dengan mu wahai bidadari surga ku,
Tenang lah dalam lelap, yakinlah tempatmu akan dijauhkan dari Sang Gelap.
Aku ikhlas
Aku menerima.

*he.mo.li.sis :  penghancuran dinding sel darah merah sehinga menyebabkan plasma darah yg tidak berwarna mnjadi merah
 ak.li.ma.ti.sa.si : penyesuaian dgn iklim dan suasana baru

1 komentar:

  1. kelinci99
    Togel Online Terpercaya Dan Games Laiinnya Live Casino.
    HOT PROMO NEW MEMBER FREECHIPS 5ribu !!
    NEXT DEPOSIT 50ribu FREECHIPS 5RB !!
    Ada Bagi2 Freechips Untuk New Member + Bonus Depositnya Loh ,
    Yuk Daftarkan Sekarang Mumpung Ada Freechips Setiap Harinya
    segera daftar dan bermain ya selain Togel ad juga Games Online Betting lain nya ,
    yang bisa di mainkan dgn 1 userid saja .
    yukk daftar di www.kelinci99.casino

    BalasHapus